Kando Gelar Workshop Jurnalisti
MUARO JAMBI – Kampus Negeri Duo (Kando) alias SMA Negeri 2 Muaro Jambi menggelar HUT organisasi Pers Smanda ke 15 sekaligus workshop penulisan jurnalistik bagi siswa yang mengikuti ekskul pers. Menurut Kepala SMA 2 Muaro Jambi, Suryadi, SPd MPd, workshop penulisan jurnalistik ini, untuk memovitasi dan wawasan dalam menulis.
Di era digital saat ini, kata Suryadi. kemampuan berkomunikasi, berpikir kritis, dan menulis menjadi keterampilan penting yang harus dimiliki oleh generasi muda. Salah satu cara efektif untuk mengasah kemampuan tersebut adalah melalui pelatihan jurnalistik. ‘’Jurnalistik tidak hanya mengajarkan cara menulis berita, tetapi juga melatih siswa untuk mengumpulkan fakta, menyampaikan informasi secara objektif, serta bertanggung jawab terhadap kebenaran. Melalui pelatihan jurnalistik, siswa dapat belajar menjadi pribadi yang peka terhadap lingkungan, mampu bekerja sama, dan berpikir kritis terhadap isu-isu sosial di sekitar mereka,’’ sebut Suryadi saat membuka peringatan HUT Organisasi Pers Smanda ke 15 serta workshop penulisan jurnalis di ruang Laboratorium Fisika SMAN 2 Muaro Jambi, Rabu (12/11/2025) Sementara guru pembina Pers Smanda SMA 2 Muaro Jambi, Ridwan Efendi SPd, Aripa, MPd,
Aprida Hasnita, MPd, dan Sutriadi, MPd, mengatakan pelatihan jurnalistik ini bertujuan,
antara lain untuk mengembangkan kemampuan literasi siswa, terutama dalam membaca dan menulis berita. Menumbuhkan sikap kritis dan analitis terhadap informasi yang diterima. Meningkatkan keterampilan komunikasi, baik lisan maupun tulisan. Menanamkan nilai etika dan tanggung jawab sosial dalam menyampaikan informasi. Mendorong kreativitas dan kepekaan sosial melalui kegiatan peliputan dan penulisan.
‘’Manfaat pelatihan jurnalistik bagi siswa, yakni meningkatkan kemampuan menulis dan berpikir kritis. Melalui kegiatan menulis berita, artikel, atau opini, siswa belajar menyusun kalimat yang efektif dan berpikir logis dalam menyusun informasi. Melatih keberanian dan kepercayaan diri dalam proses wawancara atau peliputan, siswa belajar berkomunikasi dengan berbagai pihak sehingga meningkatkan rasa percaya diri. Menumbuhkan kerja sama dan tanggung jawab dalam kegiatan jurnalistik sekolah seperti buletin, atau media online, siswa belajar bekerja dalam tim dan memikul tanggung jawab terhadap hasil liputan. Mendorong kreativitas dan ekspresi diri dan membuka ruang bagi siswa untuk menyalurkan ide dan pendapatnya secara positif melalui tulisan, foto, atau video,’’ urai Ridwan didampingin Ketua Pers Smanda SMAN 2 Muaro Jambi, Putri Ramadani. Sementara narasumber EM Yogiswara, sastrawanyang juga redaktur di Harian Pagi Jambi Ekspres menguraikan materi jurnalistik, diantaranya unsurunsur berita dalam jurnalistik. Sebab struktur merupakan bagian penting yang menentukan kelengkapan, kejelasan, dan daya tarik suatu berita. Mislanya, unsur-unsur berita (5W + 1H), struktur penulisan berita (struktur teks berita) yakni judul (headline), teras berita (lead), tubuh berita (body), ekor berita (ending)
‘’Ciri-ciri berita yang baik yakni faktual (berdasarkan kenyataan), aktual (peristiwa baru/terkini), ojektif (tidak memihak), jelas dan ringkas, menggunakan bahasa jurnalistik yang lugas dan efektif,’’ terangnya.
Selain memaparkan bentuk-bentuk berita, EM Yogiswara juga menguraikan foto jurnalistik, Foto jurnalistik adalah foto yang menceritakan fakta atau peristiwa nyata dengan tujuan memberi informasi, menggugah emosi, dan menyampaikan pesan kepada publik.
‘’Yang pasti, foto jurnalistik bukan hanya sekadar gambar, tetapi cerita visual tentang kenyataan. Ia harus informatif, aktual, emosional, dan etis, agar mampu menyampaikan pesan jurnalistik secara kuat dan bertanggung jawab,’’ tandas EM Yogsuwara.
Usai pembekalan jurnalistik, kegiatan dilanjutkan dengan pembahasan menulis berita bagi siswa yang mengikuti pelatihan.


