Monofolk Tur: Teater AiR Jambi Siap “Blusukan” Bawa Cerita Rakyat ke Sekolah-Sekolah
oleh Wouwoo.com
Pada Oktober 2025, Teater AiR Jambi sukses memikat penonton lewat pergelaran monolog adaptasi cerita rakyat bertajuk Monofolk (Monolog Folklor). Berkat dukungan program Bantuan Pemajuan Kebudayaan (BPK) dari Balai Pelestarian Kebudayaan, Kementerian Kebudayaan, acara ini berhasil menyedot antusiasme tinggi hingga Gedung Teater Arena, Taman Budaya Jambi, dipadati penonton.
Melihat kesuksesan tersebut, Teater AiR Jambi tak ingin berhenti begitu saja. Mereka kembali membawakan tajuk Monofolk, namun dengan semangat baru yang lebih luas lewat penambahan kata “Tur!”. Langkah ini diambil untuk membawa pertunjukan teater keliling kabupaten dan kota di Provinsi Jambi, sekaligus mengenalkan seni pertunjukan, khususnya teater monolog, ke daerah-daerah yang masih minim akses pertunjukan seni yang masif.
Tahun lalu, Monofolk hadir untuk membuktikan bahwa cerita rakyat Jambi jauh lebih kaya dari sekadar Tupai Jenjang, Tapa Malenggang, atau kisah-kisah mainstream lainnya. Hasilnya? Penonton tak hanya pulang dengan senyum puas, tetapi juga membawa wawasan baru tentang beragamnya khazanah cerita lokal Jambi. Sambutan hangat ini sekaligus menjadi bukti nyata bahwa teater berbasis tradisi masih memiliki tempat istimewa di hati masyarakat urban Jambi.
Berbeda dari sebelumnya, Monofolk Tur kali ini bakal blusukan langsung ke sekolah-sekolah di berbagai kabupaten dan kota. Destinasi serunya mencakup SMAN 3 Bungo, SMAN 5 Merangin, SMAN 6 Batang Hari, SMAN 6 Tanjung Jabung Timur, SMAN 1 Sungai Penuh, hingga SMAN 7 Kerinci. Pemilihan lokasi ini bukan tanpa alasan, selain untuk meratakan akses seni pertunjukan ke luar pusat kota, tur ini juga diharapkan bisa mencetak bibit-bibit baru calon peserta lomba teater dan monolog.
Melalui langkah nyata ini, Teater AiR Jambi berharap seni pertunjukan tidak hanya menjadi tontonan di perkotaan, tetapi juga tumbuh subur dan menginspirasi generasi muda di seluruh penjuru Bumi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah.
