Kritik untuk HIMSI: Kami Bukan Ingin Dihargai, Kami Hanya Ingin Diakui
Himpunan Mahasiswa Sastra Indonesia (HIMSI), yang mestinya menjadi ruang berproses bagi mahasiswa sastra untuk berkreasi dan bersuara, kini justru tampak terjebak dalam formalitas dan pembatasan yang kaku. Seharusnya kita lahir dari semangat kolektif dan kesadaran bahwa setiap anggota punya peran dan hak yang sama untuk bertumbuh. Beberapa waktu lalu, saya bersama beberapa rekan saya mengikuti […]
